Pages

0 komentar

Perbedaan dan Persamaan antara Etika dengan Kode Etik

Alhamdulillah saya masih diberikan kesempatan untuk sedikit berbagi ilmu. Teman-teman tahukah kalian apa perbedaan dan persamaan antara etika dan kode etik? Kedua istilah tersebut tidaklah asing di telinga kita, namun sayangnya banyak orang yang belum tahu apa perbedaan dan persamaannya. Baiklah saya akan menjelaskan mulai dari perbedaanya:

Etika pada dasarnya merupakan sesuatu yang berada dalam diri manusia atau sekelompok yang diyakini benar. Bersumber dari pengetahuan, pengalaman, dan kebiasaan itulah etika berasal. Etika dalam kehidupan sehari-harinya merupakan landasan atau alasan untuk bertindak sesuatu. Etika merupakan sebuah "peraturan" yang mengikat namun tidak sekuat hukum karena tidak memiliki sanksi tegas dan beberapa bersifat tertulis. Etika dibuat oleh sekelompok orang tertentu dimana kepatuhan tersebut diserahkan sepenuhnya kepada masyarakat, maka masyarakat dituntut harus sadar patuh etika. Adapun contoh etika yang kita kenal adalah etika menggunakan kendaraan bermotor, etika menggunakan teknologi informasi, etika saat masuk diperpustakaan dan masih banyak lagi.

Kode etik merupakan sebuah peraturan yang tertulis, mengikat, dan memiliki sanksi. Berbeda dengan hukum yang berlaku untuk seluruh masyarakat, kode etik hanya mengikat pada sekelompok profesional tertentu saja. Ada beberapa ketentuan sebuah kelompok dapat dikatakan profesional (menurut dosen saya, Satrio Arismunandar)
1. Harus ahli dalam bidang tertentu.
2. Bertanggung jawab atas keahlian tersebut.
3. Kesejawatan yaitu kelompok tersebut terdiri dari anggota yang memiliki keahlian yang sama dan tujuan yang sama.
Adapun contoh kelompok profesional adalah ikatan dokter gigi, ikatan wartawan, ikatan psikolog, ikatan dokter, ikatan pengacara hingga kelompok mafia kejahatan yang terorganisasi. Kode etik pasti tertulis dan memiliki sanksi yang tegas seperti dikeluarkan dari ikatan profesi, larangan untuk melakukan profesinya dan lain-lain.

Kemudian apa kesamaan antara etika dan kode etik? 
Persamaannya adalah pada tujuaannya dimana keduanya berusaha agar seluruh masyarakat bertanggung jawab akan apa saja yang dilakukannya. Coba bayangkan jika di masyarakat tidak ada etika dan kode etik, tentunya masyarakat tidak akan memiliki pegangan untuk bermasyarakat dan cenderung tidak bertanggung jawab dalam bertindak. Terakhir dapat disimpulkan bahwa etika dan kode etik sangat memiliki peranan penting dalam menjaga keteraturan sosial (social order) disamping hukum dan norma.

2 komentar

Berharap Segera Diperbaiki

Ini merupakan foto yang diambil hari Jumat, 23 November 2012 pukul 18.15 WIB di Perpustakaan Pusat Universitas Indonesia tepatnya diarea lobi perpustakaan.

Sungguh ironi, sebuah perpustakaan yang dinobatkan sebagai perpustakaan terbesar dan termegah di Asia Tenggara tersebut ternyata masih memiliki banyak kekurangan. Seperti koleksi buku yang kurang lengkap, beberapa komputer perpustakaan yang tidak berfungsi, kurangnya "colokan listik", dan kebocoran di saat hujan seperti tampak foto di atas.

Tampak di atas terdapat tiga petugas perpustakaan yang mengepel lantai perpustakaan yang banjir akibat bocor. Menurut sepengetahuan saya terdapat banyak titik bocor terutama di area lobi perpustakaan yang tentunya sangat mengganggu para mahasiswa yang sedang duduk, berdiskusi, dan bekerja kelompok di area tersebut.

Selayaknya ini harus menjadi perhatian bagi pihak rektorat untuk segera memperbaiki kebocoran tersebut secepat mungkin. Selama ini saya sebagai mahasiswa menilai bahwa pihak rektorat tidak memiliki langkah sigap dalam mengatasi kebocoran tersebut. Kebocoran dibiarkan begitu saja sehingga petugas menjadi kerepotan dan mahasiswalah yang dirugikan.

Jujur saja, ini adalah hal yang sangat memalukan. Bayangkan saja bila terdapat mahasiswa asing atau pihak universitas lain yang berkunjung ke perpustakaan tersebut. Tentu akan membawa kekecewaan dan kesan yang tidak baik.

Sekali lagi untuk pihak rektorat, tolong segera perbaiki!