Pages

Cyber Ethics: Sebuah Pedoman Bijak dan Bertanggung Jawab bagi Pengguna Teknologi Informasi



Sumber gambar: www.cyberethics.info
Etika merupakan  sebuah sesuatu nilai dalam masyarakat yang dianggap benar. Karena kebenarannya tersebut maka seringkali masyarakat bertindak dengan berpedoman etika tersebut. Bersumber dari pengetahuan, pengalaman, dan kebiasaan itulah etika berasal. Etika dalam kehidupan sehari-harinya merupakan landasan atau alasan untuk bertindak sesuatu. Etika merupakan sebuah "peraturan" yang mengikat namun tidak sekuat hukum karena tidak memiliki sanksi tegas dan beberapa bersifat tertulis. Etika dibuat oleh sekelompok orang tertentu dimana kepatuhan tersebut diserahkan sepenuhnya kepada masyarakat, maka masyarakat dituntut harus sadar patuh etika. Adapun contoh etika yang kita kenal adalah etika bertamu, etika berbicara, etika mengungkapkan pendapat dan masih banyak etika lain yang tumbuh dalam masyarakat.
Cyber ethics merupakan salah satu contoh dari etika yang tumbuh dalam masyarakat. Dengan memberikan pedoman secara bijak dan bertanggung jawab dalam penggunaan teknologi informasi merupakan salah satu fungsi dari cyber ethics tersebut. Adapun kemunculan cyber ethics ini didasari oleh dua hal  yaitu sebagai pencegahan kejahatan dan reaksi kejahatan. Sebagai pencegahan, cyber ethics merupakan sebuah antisipasi dari masyarakat. Karena dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi masyarakat, maka masyarakat akan memprediksikan bahwa peluang kejahatan akan lebih besar. Sebagai reaksi, cyber ethics merupakan tanggapan masyarakat bahwa disadari telah terjadi tindak kejahatan akibat dari perkembangan teknologi informasi.
Adapun isi dari cyber ethics berdasarkan Ten Commandments adalah sebagai berikut:
1.      Jangan menggunakan komputer untuk merugikan orang lain.
2.      Jangan mengganggu pekerjaan komputer orang lain.
3.      Janganlah mengintai data atau file orang lain.
4.      Jangan menggunakan komputer untuk mencuri.
5.      Jangan menggunakan komputer untuk mengucapkan saksi dusta.
6.      Jangan menggunakan atau menyalin perangkat lunak yang Anda belum dibayar.
7.      Jangan menggunakan sumber daya komputer orang lain tanpa otorisasi.
8.      Jangan mengklaim intelektual orang lain sebagai milik sendiri.
9.      Pikirlah tentang konsekuensi sosial dari program yang Anda tulis.

Adapun manfaat adanya cyber ethic adalah sebagai sebuah pedoman bagi masyarakat dan mengajak masyarakat untuk bijak dan bertanggung jawab. Berlaku sebagai pedoman, etika dibuat untuk dijadikan sebagai acuan bagi masyarakat untuk bertindak agar masyarakat tidak salah dalam menggunakan teknologi informasi. Kebijakan dalam penggunaan teknologi informasi berguna agar masyarakat menggunakan akal pikiran dan hati nuraninya. Terakhir bertanggung jawab, cyber ethics mengajak masyarakat agar mempertanggung jawabkan sendiri atas segala tindakannya. Bila seseorang melakukan tindakan kejahatan, maka cyber ethics berharap supaya seseorang tersebut bertanggung jawab seperti mengembalikan keadaan seperti semula sebelum melakukan tindak kejahatan.

btemplates

0 komentar:

Posting Komentar